Kecamatan Sawoo

Kantor Kecamatan Sawoo berada di Desa Prayungan

Perempuan Penunggang Kuda

Acara rutin setiap memperingati hari Kemerdekaan 17 agustus 1945 Kecamatan Sawoo selalu mengadakan kirab pusaka "Dhara Manggala" yang diiringi dengan drumband SMA Bakti Ponorogo

Mayoret Drumband SMA Bakti Ponorogo

Acara rutin setiap memperingati hari Kemerdekaan 17 agustus 1945 Kecamatan Sawoo selalu mengadakan kirab pusaka "Dhara Manggala" yang diiringi dengan drumband SMA Bakti Ponorogo

Pusaka "Dhara Manggala"

Pusaka "Dhara Manggala" adalah pusaka Sunan Kumbul yang berada di Petilasan yang akan dikirabkan menuju ke Kantor Kecamatan Sawoo

Kereta Kuda Bapak Bupati Ponorogo

Dalam memperingati Acara Kirab Pusaka "Dhara Manggala" di Kecamatan Sawoo juga di hadiri Bapak Bupati Ponorogo yang ikut menunggangi kereta kuda

Jumat, 05 Agustus 2016

Pembukaan Festival Reog Mini Ke XIV


Aloon-Aloon Ponorogo digelar pembukaan festifal Reog Mini yang diikuti oleh kurang lebih 30 group reyog mini dari 21 kecamatan dan perwakilan dari beberapa SMP  yang juga mengirimkan group reyognya untuk ikut juga berkompetisi di festifal reog mini ke XIV ini.
Pembukaan peresmian festifal reog mini ke XIV dihadiri oleh Forpimda Ponorogo, Bupati Pacitan, Wali kota Madiun, Bupati Madiun yang dalam hal ini diwakili oleh  asisten terkait. Dalam sambutannya bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni diantaranya menyampaikan usia 520 tahun adalah usia yang cukup tua bahkan mungkin tertua diwialayah karesidenan Madiun. Usia yang tua ini sudah selayaknya kita syukuri sekaligus merefleksikan diri apa yang sudah terjadi selama 520 th ini. Sebagai sebuah kabupaten Ponorogo mampu menjaga budayanya, mampu menjaga apa yang menjadi warisan  luhur bangsa, ini dapat kita tunjukkan dengan Reog Ponorogo  menjadi ikon Ponorogo bahkan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia yang dikenal diseluruh dunia. Ipong juga menyampaikan bahwa Festifal Reog Mini merupakan sebuah media untuk memberikan kesempatan kepada anak anak kita, remaja remaja kita untuk terus mengembangkan reog Ponorogo
Usai menyampaikan sambutannya Bupati Ponorogo beserta istri dan didampingi oleh para pejabat dan forpimda berkenan menandai pembukaan Festifal Reog Mini ke XIV dalam rangka peringatan 520 Th Ponorogo dengan menabuh memainkan Kendhang yang serentak disambut meriah dengan tepuk tangan hadirin serta penonton berbarengan dengan dinyalakannya pesta kembang api yang begitu indah menghiasi suasana malam pembukaan tersebut.(PANJI)
Sumber: http://ponorogo.go.id/

Kamis, 04 Agustus 2016

Jadwal Penampilan Peserta Dalam Acara Festival Group Reyog Mini ke 14 2016


Jadwal Penampilan Peserta Dalam Acara Festival Group Reyog Mini XIV
Tanggal 4 s/d 8 Agustus 2016
dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun Kabupaten Ponorogo ke 520


Sumber : DISBUDPARPORA

Rabu, 03 Agustus 2016

Grand Final Pemilihan Duta Wisata Cilik Thole Genduk 2016


Pemilihan Duta Wisata Cilik Thole Genduk Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu usaha pemerintah dalam rangka memperkenalkan seni, budaya dan pariwisata di kabupaten Ponorogo kepada generasi muda khususnya anak anak.


Pesatnya pengaruh  informasi dan budaya  asing  yang mengalir deras, merupakan ancaman tersendiri bagi  generasi muda terutama anak anak. Acara ini sebagai salah satu cara untuk lebih mengenalkan  potensi seni, budaya dan pariwisata daerah Kabupaten Ponorogo dibutuhkanya sebuah filter budaya.


Masih dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun Kabupaten Ponorogo yang ke 520  Pemilihan Duta Wisata Thole Genduk 2016 yang di selengarakan tepat di depan Paseban /Patung Macan alun alun utara ini begitu meriah, permainan cahaya lampu dengan latar patung macan dan gedung lantai 8  berdiri megah di selingi cipratan kembang api, membius penonton dan undangan untuk tetap bertahan dan menikmati acara demi acara yang telah di susun oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga melalui Paguyuban Kakang Senduk, mulai dari pendaftaran, tes tulis , tes talenta, koreo sampai sesi pemotretan juga tata panggung semua dikerjakan Oleh Paguyuban Kakang Senduk ucap Farida Nuraini Kasie Promosi DISBUDPARPORA Kabupaten Ponorogo.

Dalam sambutannya Bupati Ponorogo Ipong Muchlisoni menyampaikan ajang Pemilihan Duta Wisata Cilik Thole Genduk ini sebagai sarana singkronisasi fungsi otak kanan dan otak kiri, seseorang bisa sukses dalam berkarier apabila fungsi ke dua ötak balance, sebagai penutup bupati berpesan kepada semua finalis balk yang menang maupun yang belum tetap menjadi duta seni budaya bagi Kabupaten Ponorogo


Daftar Pemenang Lomba Dutra Wisata Cilik Thole Gendhuk 2016 :
Pemenang Thole Ponorogo 2016
Gema Samodra Cahya Arsa       Thole
Rama Zidan Pradana                  Wakil Thole 1
Gabriel Bhaskar Arya N             Wakil Thole 2
Arafi Adam Mahesa A                Wakil Thole 3
Fakhrihans Ardiyanto                 Thole Bertalenta
Atha Widarta Taufiqul H             Thole Favorit

Pemenang Gendhuk Ponorogo 2016
Putri Wahyu Septiyani                Gendhuk
Amelia Nurwafianti                    Wakil Gendhuk 1
Wahyu Alvita Arianastiti            Wakil Gendhuk 2
Nurista Ayu Soutul Haqiqi          Wakil Gendhuk 3
Angelina Cinta Ramadhani         Gendhuk Bertalenta
Elya Yoja Navita S                      Gendhuk Favorit


Ajang pemilihan Thole Gendhuk kedepan diharapkan bisa semakin banyak lagi pesertanya dan sebagai portal kebudayaan asing bagi keberlangsungan dan kearifan budaya lokal
Liputan Shandy A A Miraza
Daniel Puji R
Nanang Diyanto

Lomba Kerawitan

memeriahkan hari jadi Kabupaten Ponorogo ke 520 dan Hari ulang tahun RI ke 71 pada Senin (01/08/2016)  di pendopo Kabupaten Ponorogo, pemerintah daerah melalui Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) gelar Lomba karawitan pelajar,SD,MI, SMP,MTs, se Ponorogo.
Acara pembukaan lomba karawitan pelajar dibuka langsung oleh bupati Ponorogo Drs.H. Ipong Muchlissoni, dalam kesempatan itu Bupati Ipong Muchlissoni sangat bangga atas terlaksanakanya lomba karawitan ini karena sangat bagus untuk generasi muda untuk lebih cinta terhadap kesenian asli Indonesia. Bupati Ipong sekaligus membuka acara lomba karawitan pelajar secara langsung.
” terima kasih kepada anak-anakku semuanya yang mana kalian semua sudah menguri nguri-budaya bangsa, saya merasa sangat bangga sekali. Teruslah pelihara warisan leluhur bangsa ini, sekaligus mudah-mudahan dengan hari jadi ke 520 ini Ponorogo menjadi kabupaten yang maju berbudaya dan religius, kita semua wajib melindungi budaya bangsa” ujarnya.
Sementara ketua Pepadi Drs. Prawoto mengatakan kegiatan lomba karawitan  ini memiliki makna dan tujuan yang sangat positif.”yakni tujuan lomba ini ada banyak pertama menananmkan cinta budaya bangsa kepada anak-anak sejak dini, menanamkan budi pekerti luhur, menciptakan seniman cilik, melestarikan seni budaya karawitan dan masih banyak yang lainya.” Pungkasnya (K.O.M.I.N.F.O)
Sumber: http://ponorogo.go.id/

Selasa, 02 Agustus 2016

Ziarah Makam Raden Katong Awali Prosesi Hari Jadi Ponorogo ke 520

Ponorogo, 1 Agustus 2016 Memasuki usianya yang ke 520 Ponorogo terus memantapkan diri dan berbenah. "Berbenah Menuju Ponorogo yang Lebih Maju, Berbudaya dan Religius" itulah slogan yang didengungkan. Sebagai awal prosesi hari jadi Ponorogo ke 520 tadi pagi digelar ziarah di komplek makam Raden Katong di Setono Kota Lama. 


Bupati didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Forpimda dan tokoh-tokoh keagamaan di Ponorogo. "Kita berdoa di makam beliau-beliau yang berjasa pada Ponorogo ini tujuannya semoga Alloh memberi ampunan atas segala dosa dan kekurangan beliau, beliau-beliau adalah penyebar agama Islam di Ponorogo." Ujar Bupati.

Bupati berjanji merenovasi makam Raden Suradiningrat I "Ini wujud terima kasih dan syukur atas jasa-jasa beliau... tanpa beliau Ponorogo tak akan bisa sebaik ini." Imbuh Bupati Ipong Muklisoni kepada media. Setelah doa bersama dilanjutkan tabur bunga dimulai dari makam Raden Katong, Ki Ageng Mirah, Patih Seloaji dan kerabat lainnya. Bupati merespon permintaan juru kunci makam  Sebelum Bupati berpamitan, juru kunci makam menunjukkan kondisi makam-makam yang berada di sisi luar. 


Juru kunci memaparkan kondisi cungkup dan bangunan sudah membahayakan. Makam tersebut adalah makam Bupati ke-11 Raden Suradiningrat I. Juru kunci menuturkan kunci gembok makam dipegang keluarga, juru kunci tidak berani membuka paksa gembok lama tersebut. Bahkan menurut cerita gembok tersebut tidak bisa dibuka dengan anak kunci lainnya kecuali seijin orang yang berkedudukan sama. 
Dengan alasan tersebut juru kunci mengarahkan Bupati ke makam yang kurang terawat ini.  Bupati Ipong langsung merespon dengan menugaskan kepala dinas pariwisata. "Tahun ini juga renovasi, begitu juga makam makam bersejarah lainnya di komplek lain, dan kelola agar generasi sekarang dan yang akan datang bisa belajar tentang warisan budaya ini."  

Penugasan Bupati kepada kepala dinas pariwisata di depan cungkup makam Raden Suradiningrat I. masjid kota lama yang dibangun 1560, dan terakhir direnovasi tahun 1965 dipercaya adalah masjid tertua di Jawa timur. 


Masjid tersebut dibangun pada saat para utusan Demak Bintoro datang di Ponorogo, kala itu Raden Katong, Ki Ageng Mirah, dan Patih Seloaji sebagai pemrakarsa." Jelas Bupati pada awak media. Seperti diketahui Raden Katong adalah adik dari Raden Patah, beliau anak dari Prabu Brawijaya. Beliau diutus Raden Patah ke Ponorogo untuk menyebarkan agama Islam, meredakan pemberontakan laskar Majapahit yang masih setia dengan pemerintahan lama. 

Sekaligus membentuk perintahkan Islam di Ponorogo (Jawa Timur) daerah selatan gunung Lawu merajuk sampai laut Selatan sebagai wilayah. Ponorogo kota santri adalah kebanggaan, sejarah telah tertoreh sedari awal. Banyak para santri dari luar daerah yang belajar di pondok-pondok pesantren di Ponorogo merupakan bukti bahwa Islam sudah berkembang bersamaan dengan berdirinya kerajaan Islam di Jawa Tengah, tutur Bupati. Bukan maksud lain prosesi hari jadi ini adalah bentuk rasa syukur pada beliau-beliau yang berjasa pada Ponorogo dan penyebar agama Islam di Ponorogo. Prosesi ini juga menjadi barometer kemajuan Ponorogo dari masa ke masa, imbuh Bupati sebelum meninggalkan komplek makam Setono.

Liputan & Foto Nanang Diyanto
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...